Mengerikan, Anggaran Kaum Disabilitas Hanya 3 Persen

Dipublikasi diMerahputih Nasional
276
Ilustrasi penyandang disabilitas

Pendiri Lembaga Kajian Penyandang Disabilitas UI, Irwanto, menilai anggaran yang dikucurkan pemerintah untuk kaum disabilitas teramat minim. Padahal, pemerintah mampu untuk menambah anggaran tersebut.

“Melihat statistik, seharusnya negara mampu memberikan sampai 11 persen, tapi kenapa cuma mengatur tiga persen,” ungkapnya, kepada awak media, saat mengisi materi diskusi terkait perlindungan Hak Disabilitas, di Pasar Festifal, Jakarta, Senin (17/8).

Dia menyebut politik anggaran tiga persen untuk para penyandang disabilitas merupakan kerangka pikir yang diskriminatif di kalangan pembuat undang-undang.

“Ini juga bentuk diskriminatif. dengan anggaran terbilang minim, sehingga mereka tak ter-cover oleh fasilitas memadai,” ucapnya.

Selama ini juga, katanya masyarakat terjebak kepada pola pikir yang mendiskreditkan kaum disabilitas. Masyarakat memandang disabilitas sebagai sebuah kelemahan dan tak bisa berbuat apa-apa.

“Mereka memang memiliki keterbatasan, tapi barangkali mereka punya kelebihan yang tidak dimiliki orang normal,” tuntasnya. (Fdi)

BERIKAN KOMENTAR

POPULER SEPEKAN

Kita yang begitu latah istilah asing. Terbaru soal 'new normal', padahal, padanannya dalam kamus besar bahasa Indonesia (KBBI) sudah ada. New...

“Wah makeupnya kok STD banget sih” “Makeup-nya B ajah, siapa sih periasnya” “Pengantinnya gak manglingin, jadi gak istimewa” See, pernahkah kalian mendengar komentar seperti...

Keberatan saya terhadap pembukaan mal bukan karena iri sebab masjid dan pesantren masih dibatasi atau dihentikan. Namun lebih karena mal...

Banyak yang menjadi korban pandemi virus Covid-19. Hingga 24 Mei 2020, kasus terdeteksi positif mencapai jumlah 22.271, kasus meninggal 1.372...

"When someone else's destruction seems like our victory, then there's no one in the world who's as devastated as us"