SIARAN PERS: HENTIKAN RAZIA DAN PEMBERANGUSAN BUKU

387
Bila mulutmu disumpal angkatlah penamu

Aksi sweeping dan penarikan peredaran buku yang dianggap mengandung paham komunisme marak di berbagai daerah. Seperti di Yogyakarta dan Bandung, aparat menyisir buku-buku di sejumlah toko buku. Bahkan pada Selasa lalu, 10 Mei 2016, aparat TNImenangkap empat aktivis di Ternate, serta menyita sejumlah buku. Sejumlah buku di pameran buku Tegal, Jawa Tengah, juga tidak luput diangkut.

Tindakan semena-mena tersebut tidak bisa dibenarkan. Presiden Jokowi melalui telah meminta aparat keamanan tidak bertindak berlebihan dalam menegakkan Ketetapan MPRS Nomor XXV/1966 tentang Pembubaran Partai Komunis Indonesia, Larangan Penyebaran Komunisme, Marxisme Leninisme. Melalu juru bicaranya, Johan Budi Sapto Pribowo, Presiden mengatakan “Aparat yang dianggap kebablasan justru harus dihentikan.”

Aksi razia atau sweeping, penyisiran serta penarikan penarikan buku-buku kiri oleh aparat ataupun kelompok tertentu merupakan tindakan berlebihan, tidak mendidik dan menghalang-halangi hak warga negara memperoleh informasi publik. Tindakan menghalang-halangi rakyat mempelajari sejarahnya sendiri jelas merupakan kesewenang-wenangan .

Karena itu Forum Alumni Aktivis Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia (FAA PPMI) meminta semua pihak menghentikan provokasi dan rasa bermusuhan. Meminta penegak hukummenjunjung tinggi kebebasan berpendapat dan hak masyarakat mendapatkan informasi publik dengan tidak melakukan aksi razia buku. Kami juga meminta seluruh masyarakat taat hukum sertatidak bertindak main hakim sendiri dengan melakukan razia, menyisir, dan menarik peredaran buku.

FAA PPMI menghimbau seluruh elemen masyarakat menahan diri dengan isu atau provokasi bangkitnya komunisme dan terus beraktivitas sewajarnya. Selanjutnya meminta aparat dan seluruh elemen masyarakat menjaga ketertiban, keamanan, saling menghargai pemikiran serta gagasan secara moderat dan berkeadilan.

Jakarta, 15 Mei 2016

Agung Sedayu

Koordinator FAA PPMI

BERIKAN KOMENTAR

POPULER SEPEKAN

Indonesia adalah Negara yang memiliki 659 suku bangsa. Pun beragam dari segi agama dan kepercayaan. Indonesia Plural sejak awal. Realitas...

Sang Penari adalah film yang disutradarai oleh Ifa Isfansyah, dirilis pada 10 November 2011. Film berdurasi 111 menit ini terinspirasi...

Pagi ini (Rabu, 27/6/2018) saya lebih bergairah karena Argentina semalam menang. Bahkan siaran ulang pagi tadi masih kunikmati kembali gol...

Berkaca pada kasus Via Vallen, dulu saya mengira kasus pelecehan seksual sangat susah untuk diselesaikan karena harus melawan dominasi laki-laki,...

Kadang kehidupan tidak berjalan linier. Tidak selalu berpola lahir, besar menjadi balita, sekolah, kuliah, kerja, menikah, punya anak, punya cucu,...