Cerita Relawan di Pulau Terluar

24

Sebagai salah satu tujuan wisata dunia, terutama bagi pecinta olahraga selancar, Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur, kini turut terdampak Pandemi Covid-19. Penerbangan dan pelayaran sebagai akses masuk dan keluar pulau telah ditutup. Masyarakat setempat bertahan hidup menjadi ojek, pekerja kasar, petani atau nelayan namun tak ada orang yang menggunakan jasa dan membeli barang mereka.

Nadia Elly, Alumnus LPM SITUS Universitas Airlangga dan Founder Bimbel Rote Cerdas coba menggalang gerakan Peduli Rote, dengan menyalurkan bantuan kepada masyarakat miskin. Bagaimana antusiasme gerakan peduli Rote serta perkembangan perekonomian di Pulau Rote setelah mendapatkan bantuan?

Yuk, simak kisah inspiratifnya melalui live instagram @alumnippmi.official dan @just_nadinee #NgabuburitFAA Series #5 Cerita Relawan di Pulau Terluar, Rabu 13 Mei 2020, pukul 15.00-16.00 WIB, ditemani Pramita Kusumaningrum Alumnus LPM Kinday Universitas Lambung Mangkurat.

Note: Pertanyaan menarik akan mendapatkan special gift dari Bali Natural Spa

BERIKAN KOMENTAR

POPULER SEPEKAN

Membaca film Tilik dengan kacamata masyarakat urban atau perspektif gender belaka sangat tidak fair. Sebagai anak desa asal Pekalongan, film...

Kapitalis modern telah bergerilya untuk menjajah “Tubuh Perempuan”. Menjadikan perempuan sebagai makhluk konsumeris taat atas produk kapitalisme. Perempuan dibuat semakin...

“Jika kau tak punya kenangan, meski di dalam hati pun kau takkan bersamanya. Tapi, walau jika yang kau miliki hanya...

Sang Penari adalah film yang disutradarai oleh Ifa Isfansyah, dirilis pada 10 November 2011. Film berdurasi 111 menit ini terinspirasi...

Setiap tanggal 1 Juni, ingatan kita terlintas visual seekor burung garuda bernama Garuda Pancasila, mengenakan perisai di dada yang berisi...