Menjaga Kesehatan Mental di Masa Pandemi

32

Wabah Corona membuat kita terpaksa lebih banyak di rumah, bekerja dari rumah untuk mencegah penyebaran virus. Namun, pembatasan aktivitas dan ruang gerak yang terbatas di dalam rumah bisa menimbulkan berbagai gangguan kesehatan mental. Mulai dari anxiety, psikosomatis, hingga cabin fever atau stres berkepanjangan akibat terlalu lama di ruangan.

Ditambah lagi jika muncul tanda seperti tiba-tiba merasa gatal, nyeri, dan sedikit meriang padahal suhu tubuh normal, efek usai membaca berita tentang gejala Covid-19. Siapa yang sudah merasakan tanda di atas?

Rasa khawatir, cemas, dan was-was karena menjalani kondisi yang tidak pasti itu adalah hal yang wajar. Tidak akan menjadi persoalan serius jika ditangani dengan benar. Lantas bagaimana kita menjaga kesehatan mental selama masa pembatasan sosial bersekala besar ini?

Mari ikut diskusi bersama psikolog Indiah Wahyu Andari, Alumnus Lembaga Pers Mahasiswa Himmah, Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta.

Simak melalui Live Instagram:
@alumnippmi.official dan
@indiah_andari
Jumat 15 Mei 2020, pukul 15.00 – 16.00 WIB.

NgabuburitFAA series #7 “Tips Jaga Kesehatan Mental di Masa Pandemi”

Host:
Fadila F Armadita, Alumnus LPM EKSPRESI Universitas Negeri Yogyakarta

Note: Pertanyaan menarik mendapatkan special gift dari @peralatangunungcom

BERIKAN KOMENTAR

POPULER SEPEKAN

Pertama kali bertemu, medio 1994 di sebuah gang kecil di bilangan Jalan Dewi Sartika Jakarta. Sebuah kantor LSM HAM, tempat...

“Wah makeupnya kok STD banget sih” “Makeup-nya B ajah, siapa sih periasnya” “Pengantinnya gak manglingin, jadi gak istimewa” See, pernahkah kalian mendengar komentar seperti...

Setiap tanggal 1 Juni, ingatan kita terlintas visual seekor burung garuda bernama Garuda Pancasila, mengenakan perisai di dada yang berisi...

Tanggal 2 Mei bagi bangsa Indonesia sangat mempunyai arti. Sebab di hari itu selalu diperingati hari pendidikan nasional (Hardiknas). Yang...

Sempat beberapa tahun lalu saya menerima pertanyaan, apakah sudah waktunya mengucapkan selamat tinggal pada Pers Mahasiswa?