BPJS Tolak Bayar Biaya Jantung Bayi Khiren Rp 124 Juta

125
7fe14a8b-0610-4f02-aaeb-990fcee5fd22_169Aghnia Adzkia, CNN Indonesia, Minggu, 09/08/2015 17:32 WIB
Jakarta, CNN Indonesia — Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menolak membayar biaya jaminan Rp 124 juta untuk seorang bayi, Khiren Hjnaira Islami, yang menderita penyakit jantung bawaan. Asisten Manager Departemen Hubungan dan Lembaga BPJS Kesehatan Suciati Mega Wardhani menjelaskan orang tua Khiren telat untuk mengklaim biaya yang telah dikeluarkan.

“Pada tanggal 5 Juni 2015 pasien baru melapor ke loket BPJS Kesehatan untuk mengurus jaminan rawat inapnya. Dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku maka BPJS Kesehatan tidak dapat menjaminkan perawatan pasien tersebut,” ujar Suci melalui pernyataan resmi yang diterima CNN Indonesia, Minggu (9/8).

Untuk pengurusan jaminan rawat inap, menurutnya, harus dilakukan paling lambat 3 x 24 jam saat mendaftarkan di rumah sakit. Menurutnya, persyaratan tersebut telah diinformasikan oleh petugas Rumah Sakit Jantung Harapan Kita.

BERIKAN KOMENTAR

POPULER SEPEKAN

Tahun lalu 2015 adalah tahun pertama saya mulai rutin olah raga berlari. Sebeneranya memilih olah raga lari ini bukan keinginan sendiri,...

Membaca film Tilik dengan kacamata masyarakat urban atau perspektif gender belaka sangat tidak fair. Sebagai anak desa asal Pekalongan, film...

Kami terbangun dan memulai melakukan persiapan packing peralatan, sarapan, senam pagi sejenak, dan mencari kebutuhan logistik tambahan seperti seperti kaos...

Perempuan selalu punya cara untuk melawan dan memperjuangkan haknya. Begitulah kira-kira kata yang ada di kepala saya saat menonton film...

Setiap tanggal 1 Juni, ingatan kita terlintas visual seekor burung garuda bernama Garuda Pancasila, mengenakan perisai di dada yang berisi...