Cerita Relawan di Pulau Terluar

38

Sebagai salah satu tujuan wisata dunia, terutama bagi pecinta olahraga selancar, Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur, kini turut terdampak Pandemi Covid-19. Penerbangan dan pelayaran sebagai akses masuk dan keluar pulau telah ditutup. Masyarakat setempat bertahan hidup menjadi ojek, pekerja kasar, petani atau nelayan namun tak ada orang yang menggunakan jasa dan membeli barang mereka.

Nadia Elly, Alumnus LPM SITUS Universitas Airlangga dan Founder Bimbel Rote Cerdas coba menggalang gerakan Peduli Rote, dengan menyalurkan bantuan kepada masyarakat miskin. Bagaimana antusiasme gerakan peduli Rote serta perkembangan perekonomian di Pulau Rote setelah mendapatkan bantuan?

Yuk, simak kisah inspiratifnya melalui live instagram @alumnippmi.official dan @just_nadinee #NgabuburitFAA Series #5 Cerita Relawan di Pulau Terluar, Rabu 13 Mei 2020, pukul 15.00-16.00 WIB, ditemani Pramita Kusumaningrum Alumnus LPM Kinday Universitas Lambung Mangkurat.

Note: Pertanyaan menarik akan mendapatkan special gift dari Bali Natural Spa

BERIKAN KOMENTAR

POPULER SEPEKAN

Membincang Raden Ajeng Kartini (selanjutnya disebut Kartini) selalu menarik dan tidak akan habis dibahas dari sisi apapun. Itulah seorang Kartini...

Sembilan perempuan memukul lesung, bertalu-talu menggemakan sebuah pertanda. Pak Presiden, tidakkah kau dengar tanda bencana bertalu di depan istanamu? Sembilan...

Perempuan selalu punya cara untuk melawan dan memperjuangkan haknya. Begitulah kira-kira kata yang ada di kepala saya saat menonton film...

Tahun lalu 2015 adalah tahun pertama saya mulai rutin olah raga berlari. Sebeneranya memilih olah raga lari ini bukan keinginan sendiri,...

Setiap tanggal 1 Juni, ingatan kita terlintas visual seekor burung garuda bernama Garuda Pancasila, mengenakan perisai di dada yang berisi...