Cicak vs Buaya, Ini Komentar Alumni Aktifis Pers Mahasiswa

88

Publicapos.com – Penunjukan Komisaris Jenderal Polisi Budi Gunawan sebagai calon Kepala Kepolisian RI oleh Presiden Joko Widodo menuai polemik dan konflik. Masyarakat tidak sepakat karena menganggap Budi Gunawan bukan polisi bersih sebab memiliki aliran rekening jumbo yang belum jelas muasalnya.

“Ini yang jadi alasan serangan ke KPK. Meski telah menyandang status tersangka, toh, pelantikan Budi Gunawan sebagai Kapolri tidak dibatalkan. Salah satu alasan karena telah mendapat persetujuan dari DPR,” demikian diungkap oleh Agung sedayu Ketua Presidium Alumni PPMI kepada media dalam diskusi bulanan Forum Alumni PPMI di Kafe Bakoel Koffie, Minggu (1/2).

Perseteruan KPK melawan Kepolisian sebelumnya pernah terjadi hingga muncul idiom “Cicak vs Buaya” pada 2009. Perseteruan kala itu juga tanpa penyelesaian yang kongkrit.

“Justru yang terasa adalah ekses negatifnya, banyak pekerjaan penegakan hukum oleh KPK maupun Kepolisian terlantar karena kedua institusi itu sibuk saling serang,” tambahnya lagi.

Dampaknya luar biasa, wibawa dan legitimasi presiden yang menjadi taruhan. Bila gagal mengatasi persoalan ini, kepercayaan rakyat akan tergerus.

“Konflik KPK vs Polri menodai 100 hari kinerja Jokowi-JK dalam pemberantasan korupsi dan penegakan hukum,” ujar Agung

Untuk itu, ia meminta Parpol untuk menahan diri dan menyerahkan penyelesaian kasus KPK vs Polri pada presiden, meminta Komisi Yudisial mengawasi hakim sidang Pra Peradilan KPK dan Kapolri cq Budi Gunawan, sekaligus meminta hakim pra peradilan mengambil keputusan secara objektif dan independen tanpa ada intervensi politik. (tgh)

BERIKAN KOMENTAR

POPULER SEPEKAN

Tahun lalu 2015 adalah tahun pertama saya mulai rutin olah raga berlari. Sebeneranya memilih olah raga lari ini bukan keinginan sendiri,...

Membaca film Tilik dengan kacamata masyarakat urban atau perspektif gender belaka sangat tidak fair. Sebagai anak desa asal Pekalongan, film...

Sang Penari adalah film yang disutradarai oleh Ifa Isfansyah, dirilis pada 10 November 2011. Film berdurasi 111 menit ini terinspirasi...

Perempuan selalu punya cara untuk melawan dan memperjuangkan haknya. Begitulah kira-kira kata yang ada di kepala saya saat menonton film...

Bergabungnya wilayah Irian Barat menjadi provinsi ke-26 Republik Indonesia pada tahun 1969 dengan dilaksanakannya PEPERA yang diikuti oleh seluruh wakil...