DPR Akan Bentuk Panja BPJS

48

141423920141-2-261132p2780x390

KOMPAS.com – Anggota DPR RI akan membentuk panitia kerja (Panja) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Panja itu bertujuan menyelesaikan persoalan yang masih terjadi dalam pelaksanaan BPJS tersebut, terutama BPJS Kesehatan.

“Nanti, setelah selesai reses akan dibentuk Panja membahas persoalan sistem BPJS,” ujar anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PKB, Siti Masrifah, dalam acara diskusi di Kuningan, Jakarta, Minggu (9/8/2015).

Hingga saat ini, Komisi IX masih menampung keluhan dan saran dari sejumlah pihak, secara khusus dari para dokter dan masyarakat tentang persoalan yang masih meliputi BPJS.

“Kalau ada masyarakat yang punya keluhan soal BPJS, silakan sampaikan kepada kami,” ujar Siti.

Sejauh ini, sejumlah masukan telah diterima anggota DPR. Beberapa di antaranya adalah fasilitas kesehatan di rumah sakit yang kurang merata, ketersediaan obat dan obat pengganti bagi pasien hingga rumah sakit yang alami kerugian akibat melayani pasien BPJS.

“Apalagi ada persoalan di rujukan berjenjang yang belum maksimal. Ada pasien menumpuk di puskesmas. Tapi ada juga puskesmas yang lepas tangan, dia main bikin rujukan saja,” ujar dia.

Siti mengaku, sistem BPJS yang baru ini belum sempurna. Masih perlu ada perbaikan di sana-sini. Ia berharap Panja akan memberikan rekomendasi kepada pemerintah untuk menyelesaikan persoalan itu.

BERIKAN KOMENTAR

POPULER SEPEKAN

Membincang Raden Ajeng Kartini (selanjutnya disebut Kartini) selalu menarik dan tidak akan habis dibahas dari sisi apapun. Itulah seorang Kartini...

Sembilan perempuan memukul lesung, bertalu-talu menggemakan sebuah pertanda. Pak Presiden, tidakkah kau dengar tanda bencana bertalu di depan istanamu? Sembilan...

Setiap tanggal 1 Juni, ingatan kita terlintas visual seekor burung garuda bernama Garuda Pancasila, mengenakan perisai di dada yang berisi...

Tahun lalu 2015 adalah tahun pertama saya mulai rutin olah raga berlari. Sebeneranya memilih olah raga lari ini bukan keinginan sendiri,...

Perempuan selalu punya cara untuk melawan dan memperjuangkan haknya. Begitulah kira-kira kata yang ada di kepala saya saat menonton film...