FAA PPMI :Pemerintah Didesak Selamatkan WNI yang Terancam Hukuman Mati

91

large_43suasana-diskusi-faa-ppmi-vivacoidkabarkota.com – Pemerintahan Presiden Joko Widodo didesak segera mengambil keputusan untuk berdiplomasi guna menyelamatkan warga negara Indonesia (WNI) yang terancam hukuman mati di luar negeri. Hal ini terkait akan dieksekusi mati para terpidana mati warga asal Brasil, Belanda, dan Australia.

Di sisi lain, kedaulatan hukum serta upaya pemerintah Indonesia melindungi rakyat dari bahaya narkoba juga penting. Berdasarkan data Badan Narkotika Nasional (BNN), jumlah pecandu narkoba di Indonesia saat ini mencapai 1,2 juta orang

“Kami meminta pemerintah meningkatkan upaya diplomasi untuk menyelamatkan sekitar 229 buruh migran, warga negara Indonesia (WNI) yang terancam hukuman mati di luar negeri,” kata Ketua Presidium Forum Alumni Aktivis Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia (FAA PPMI), Agung Sedayu, dalam diskusi ‘Kecaman Internasional Terhadap Eksekusi Mati Kasus Narkoba, Apa Kabar Nasib TKI yang Terancam Hukuman Mati? di Plaza Festival, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu, (8/3).

Hingga kini, ada sebanyak 17 WNI sedang menunggu eksekusi hukuman mati di Malaysia, Arab Saudi dan Tiongkok.Dengan alasan itu, pihaknya memberikan empat rekomandasi bagi pemerintah.  Diantaranya, mendorong pemerintah melindungi rakyat Indonesia dari bahaya sindikat narkoba internasional, mendesak pemerintah Indonesia menyelamatkan WNI yang terancam hukuman mati di luar negeri, mendorong pemerintah menjaga hubungan baik dan meningkatkan upaya diplomasi untuk kemaslahatan rakyat Indonesia, dan meminta lembaga-lembaga internasional, terutama Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ikut proaktif melindungi nasib buruh migran Indonesia di luar negeri. (viva.co.id)

BERIKAN KOMENTAR

POPULER SEPEKAN

Tahun lalu 2015 adalah tahun pertama saya mulai rutin olah raga berlari. Sebeneranya memilih olah raga lari ini bukan keinginan sendiri,...

Membaca film Tilik dengan kacamata masyarakat urban atau perspektif gender belaka sangat tidak fair. Sebagai anak desa asal Pekalongan, film...

Kami terbangun dan memulai melakukan persiapan packing peralatan, sarapan, senam pagi sejenak, dan mencari kebutuhan logistik tambahan seperti seperti kaos...

Perempuan selalu punya cara untuk melawan dan memperjuangkan haknya. Begitulah kira-kira kata yang ada di kepala saya saat menonton film...

Setiap tanggal 1 Juni, ingatan kita terlintas visual seekor burung garuda bernama Garuda Pancasila, mengenakan perisai di dada yang berisi...