Hari Belanja Online Nasional dan Tren Strategi Market

256

Whoever said money can’t buy happiness simply don’t know how and where to shopping (Bo Derek)

Tentu kita sudah tidak asing dengan online shopping atau eshopping atau olshop. Proses jual beli yang dilakukan melalui media sosial atau melalui browser web. Dalam 10 tahun terakhir perkembangan olshop menjadi kekiniandiiringi dengan pertumbuhan eCommerce yang signifikan.

Di era digital seperti sekarang ini, sangat banyak situs atau akun media sosial, mulai dari web, instagram dan facebook – yang menawarkan berbagai jenis barang. Kemudahan dan kenyamanan bertransaksi dan banyaknya pilihan jenis barang dimanfaatkan oleh para produsen untuk semakin meningkatkan nilai jual produk yang dipasarkan.

Sistem seperti ini sangat memudahkan mereka yang memiliki banyak kesibukan atau mereka bekerja didalam ruangan. Dengan menggunakan gawai, kita sudah bisa memilih dan menentukan barang yang hendak dibeli. Satu yang esensial dibuituhkan trust untuk konsumen memilih olshop yang kelak akan jadi rekomendasi.

Berangkat dari pengalaman pribadi, saya termasuk orang yang tidak terlalu percaya dengan olshop. Menurut saya membeli barang secara langsung lebih menguntungkan. Saya bisa mengetahui secara langsung kualitas dan model barang yang akan dibeli. Berinteraksi dengan penjual juga memiliki makna tersendiri. Namun sebaliknya, banyak juga yang addicted belanja online, bahkan hanya windows shopping di akun-akun Instagram sudah dengan tiba-tiba langsung ambil token dan order barang. As simple as that.

Dalam hal ini, belanja online tentu memiliki sisi positif dan negatif. Indikasi penipuan menjadi salah satu kekurangan dari belanja online. Konsumen harus pandai dan ekstra hati-hati memilih olshop. Ada pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan olshop untuk melakukan penipuan. Selain itu, ketidaksesuian barang yang dipesan sering menjadi bahan komplain dari konsumen. Atau bahkan barang yang sampai ke tangan konsumen sudah rusak.

Demi membangun kepercayaan konsumen, para olshop di Facebook sampai membuat grup khusus bertajuk Recomended Olshop (Reos). Dalam grup itu terdiri dari seller dan buyer, peraturan pun ditegakkan demi keanyamanan dan kepuasan kedua belah pihak. Bahkan bila terjadi masalah baik seller atau buyer, tak segan para admin bertindak sesuai dengan aturan yang berlaku.

Namun, tak sedikit dari kita yang justru menganggap olshop sangat menguntungkan.
Dilihat dari sisi produsen, olshop bisa menjadi trik market bagi para penghasil produk tertentu untuk memasarkan hasil produksinya. Banyak pengusaha-pengusaha yang sukses dengan memanfaatkan olshop sebagai trik market.

Berbekal dari akun media sosial, produk sudah bisa dipasarkan. Apalagi sekarang tren endorsment sangat menjanjikan bagi product branding, peningkatan jumlah buyer atau minimal follower. Sebagai konsumen, terutama bagi mereka yang tidak memilik banyak waktu untuk mengunjungi langsung, olshop menjadi alternatif lain untuk berbelanja.

olshop

 

 

 

 

 

 

 

 

Source Picture: youngsisters

Untuk mengedukasi masyarakat tentang kemudahan berbelanja online, hari ini juga diperingati sebagai Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas). Hari yang lebih dikenal dengan hari 1212 (karena pelaksanaannya pertama kali tanggal 12 Desember 2012).
Di tahun 2016, Hari Belanja Online diperingati dua kali, yakni tanggal 11 November 2016.

Program ini adalah tren strategi market salah satu brand besar eCommerce. Menurut salah satu pegiat eCommerce Inez Handayani, trik tersebut untuk mencuri perhatian online shopper. Karena saat nanti tanggal 12 Desember semua eCommerce berebut kasih diskon. Sebagai contoh tahun lalu salah satu produk muslim kasih promo beli baju seharga Rp1.

“Dengan mengawal momen Harbolnas mereka berharap bisa panen order lebih dulu, omset tahun lalu tembus sampai 40.000 paket per hari. Melalui program marketing (promo diskon) maka order dan akuisisi order baru akan meningkat, setelah itu turun tapi membentuk satu tingkatan baru. Secara psikologis diskon gila-gilaan akan membuat online store lain sepi order,” bebernya.

Info tersebut menjadi kabar baik buat para online shopper. Karena akan banyak olshop yang mengadakan diskon besar-besaran dalam peringatan Harbolnas. Para pelaku Online shop, memberikan yang terbaik dengan berbagai penawaran menarik seperti diskon besar serta promosi lain hanya dalam satu hari penuh

Jadi, sudah siapkah Anda berburu promo besar-besaran via online shop? Whoever said money can’t buy happiness simply don’t know how and where to shop wisely.

BERIKAN KOMENTAR

POPULER SEPEKAN

Membaca film Tilik dengan kacamata masyarakat urban atau perspektif gender belaka sangat tidak fair. Sebagai anak desa asal Pekalongan, film...

Perempuan selalu punya cara untuk melawan dan memperjuangkan haknya. Begitulah kira-kira kata yang ada di kepala saya saat menonton film...

Tahun lalu 2015 adalah tahun pertama saya mulai rutin olah raga berlari. Sebeneranya memilih olah raga lari ini bukan keinginan sendiri,...

"Setiap orang menjadi guru, setiap rumah menjadi sekolah” Ki Hajar Dewantara

Sang Penari adalah film yang disutradarai oleh Ifa Isfansyah, dirilis pada 10 November 2011. Film berdurasi 111 menit ini terinspirasi...