Jokowi Akan Diingat Presiden yang Buruk Jika Paksakan Lantik BG

49

1418894018beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) hingga kini masih menggantungkan nasib calon Kapolri terpilih Komjen Budi Gunawan yang ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan suap dan menerima hadiah atau janji terkait transaksi mencurigakan atau rekening tidak wajar.

 

Menurut Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun, jika nantinya Budi Gunawan tetap dilantik, Jokowi akan diingat rakyat Indonesia sebagai presiden yang buruk.

 

Hal itu lantaran Jokowi telah mengabaikan pembentukan pemerintahan yang bersih yang coba dibentuk selama pemerintahan SBY dengan selalu meminta mundur menteri yang ditetapkan sebagai tersangka.

 

“SBY yang sering kita kritik saja dia meminta mundur menteri kalau sudah jadi tersangka. Jadi buruk kalau justru mengangkat seorang tersangka. Pejabat publik bermasalah jauh lebih baik tidak diangkat,” kata Refly dalam diskusi ‘KPK vs Polri: Penentuan Budi Gunawan Sebagai Kapolri, Pelanggaran Megawati Terhadap Mandat Rakyat?’ yang digelar Forum Alumni Aktivis Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia (Forum Alumni Aktivis PPMI), di Jakarta, Minggu (1/2).

Terlepas dari perdebatan penetapan tersangka kepada Budi Gunawan, Refly menyarankan agar Jokowi membatalkan pencalonan Kepala Lembaga Pendidikan Polri (Lemdikpol) itu dan mengajukan nama calon Kapolri lainnya.

Refly menyatakan, usulan ini bukan berarti dirinya mengabaikan prinsip praduga tidak bersalah. Namun, seorang pejabat publik seharusnya tidak berstatus sebagai tersangka karena menggenggam kepercayaan publik.

 

“Mungkin lebih baik Jokowi menggunakan standar umum. Pejabat publik tidak dalam status hukum apapun,” katanya.

 

Fana Suparman/FQ

BERIKAN KOMENTAR

POPULER SEPEKAN

Membincang Raden Ajeng Kartini (selanjutnya disebut Kartini) selalu menarik dan tidak akan habis dibahas dari sisi apapun. Itulah seorang Kartini...

Sembilan perempuan memukul lesung, bertalu-talu menggemakan sebuah pertanda. Pak Presiden, tidakkah kau dengar tanda bencana bertalu di depan istanamu? Sembilan...

Setiap tanggal 1 Juni, ingatan kita terlintas visual seekor burung garuda bernama Garuda Pancasila, mengenakan perisai di dada yang berisi...

Tahun lalu 2015 adalah tahun pertama saya mulai rutin olah raga berlari. Sebeneranya memilih olah raga lari ini bukan keinginan sendiri,...

Perempuan selalu punya cara untuk melawan dan memperjuangkan haknya. Begitulah kira-kira kata yang ada di kepala saya saat menonton film...