Forum Alumni Aktivis PPMI meminta Parpol untuk menahan diri dan menyerahkan penyelesaian kasus KPK vs Polri pada presiden. Langkah itu perlu segera diambil supaya konflik KPK vs Polri segera mereda. Apalagi saat ini konflik kedua lembaga penegak hukum itu telah merembet hingga menyeret Presiden Joko Widodo. Langkah Presiden memilih Komisaris Jenderal Polisi Budi Gunawan sebagai calon Kapolri diduga atas intervesi Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Kondisi ini berpotensi menurunkan wibawa dan kepercayaan rakyat terhadap presiden.

Forum Alumni Aktivis PPMI juga meminta Presiden lebih tegas dan segera mengambil langkah penyelesaian konflik KPK vs Polri. Perseteruan antara dua lembaga penegak hukum itu sebelumnya pernah terjadi pada 2009. Akibatnya, banyak pekerjaan penegakan hukum oleh KPK maupun Kepolisian terlantar karena kedua intitusi itu sibuk saling serang. Konflik KPK vs Polri telah menodai 100 hari kinerja Jokowi-JK dalam pemberantasan korupsi dan penegakan hukum. “Jangan sampai hal itu terulang lagi. KPK dan Kepolisan masih memiliki banyak pekerjaan. Jangan sampai terlantar karena sibuk saling serang,” ujar Ketua Presidium Forum Alumni Aktivis PPMI Agung Sedayu pada acara Diskusi Bulanan Forum Alumni Aktivis PPMI, Minggu (1/2), di Bakoel Koffie Cikini. Dalam ForumAlumni Aktivis PPMI juga meminta pemerintah memastikan KPK dan Polri diisi oleh figur yang bersih.

Direktur Riset Akbar Tanjung Institute (ATI) Alfan Alvian mengatakan saat ini Joko Widodo telah membuat labirin politiknya sendiri. “Jokowi harus mampu keluar dari labirin yang dia ciptakan sendiri,” katanya. Salah satu solusi yang dia tawarkan adalah Joko Widodo melakukan rekonsiliasi politik dengan partai pendukung, “Meski itu tidak mudah,” ujarnya. Cara lain adalah adalah meminta Budi Gunawan untuk mengundurkan diri.

Pengamat hukum tata negara Refly Harun mengatakan bahwa kontelasi politik saat ini berdampak langsung pada PDIP. Karena itu partai berlambang banteng moncong putih mesti hati-hati dalam bersikap, termasuk memaksakan kehendak pada Presiden. “Justru PDIP yang terpojok jika memaksa melawan opini publik,” katanya. Refly menambahkan, “Dari aspek hukum, politik, dan opini publik paling aman Jokowi tidak melantik Budi Gunawan.”

Ketua Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Pusat DPP PDI Perjuangan Arteria Dahlan membantah ada intervensi Megawati dalam penentuan Budi Gunawan sebagai Kapolri. Menurutnya di antara seluruh calon Kapolri, Budi Gunawan adalah figur yang paling cakap. “Itu juga sudah diakui oleh DPR. Peran PDIP hanya memberi rekomendasi,” katanya. Menurut Arteria PDIP tetap konsisten dalam pemberantasan korupsi dan penegakan hukum. “Kami berharap kedua lembaga itu dipimpin oleh figur yang bersih.”

Jakarta, 1 Februari 2015
Ketua Presidium Forum Alumni Aktivis PPMI
Agung Sedayu

BERIKAN KOMENTAR

POPULER SEPEKAN

Membaca film Tilik dengan kacamata masyarakat urban atau perspektif gender belaka sangat tidak fair. Sebagai anak desa asal Pekalongan, film...

Sang Penari adalah film yang disutradarai oleh Ifa Isfansyah, dirilis pada 10 November 2011. Film berdurasi 111 menit ini terinspirasi...

Perempuan selalu punya cara untuk melawan dan memperjuangkan haknya. Begitulah kira-kira kata yang ada di kepala saya saat menonton film...

"Setiap orang menjadi guru, setiap rumah menjadi sekolah” Ki Hajar Dewantara

“Don’t be into trends. Don’t make fashion own you, but you decide what you are, what you want to express...