Konflik Partai Ganggu Kinerja DPR dan Picu Gejolak Sosial

28

medium_38gedung dprwww.teropongsenayan.com -Konflik partai berimplikasi luas bila tidak ditangani dengan baik.Karena itu konflik di PPP dan Partai Golkar yang mengarah kepada perpecahan sudah mengganggu kinerja DPR.

Hal itu dikemukakan Presidium Bidang Riset FAA Pers Mahasiswa Indonesia, Harli Muin dalam diskusi ‘Konflik Partau Jangan Ganggu Kerja DPR di Kuningan, Minggu (12/04/2015).

“Pembahasan UU hingga RAPBN di DPR juga bisa terpengaruh bila masalah ini berlarut-larut tidak terselesaikan. Akhirnya dampak buruknya akan dirasakan rakyat juga,” katanya.

Harli menambahkan konflik partai yang sekarang terjadi sebenarnya mempertotonkan wajah buruk demokrasi Indonesia lantaran diwarnai dengan kekerasan.

“Hal itu juga akan menyebabkan keresahan di masyarakat, bahkan berpotensi menimbulkan gejolak sosial,” ujarnya.

Oleh karenanya FAA PPMI mendesak agar kedua partai tersebut bisa menahan diri dan bersikap dewasa dalam menyelesaikan persoalan mereka.

“Partai-partai itu mestinya memberikan contoh yang baik, bagaimana musyawarah dan mufakat diimplementasikan. Bukan sebaliknya, merespon konflik dengan kekerasan,” tandasnya.(ss)

BERIKAN KOMENTAR

POPULER SEPEKAN

Tahun lalu 2015 adalah tahun pertama saya mulai rutin olah raga berlari. Sebeneranya memilih olah raga lari ini bukan keinginan sendiri,...

Membaca film Tilik dengan kacamata masyarakat urban atau perspektif gender belaka sangat tidak fair. Sebagai anak desa asal Pekalongan, film...

Sang Penari adalah film yang disutradarai oleh Ifa Isfansyah, dirilis pada 10 November 2011. Film berdurasi 111 menit ini terinspirasi...

Bergabungnya wilayah Irian Barat menjadi provinsi ke-26 Republik Indonesia pada tahun 1969 dengan dilaksanakannya PEPERA yang diikuti oleh seluruh wakil...

Perempuan selalu punya cara untuk melawan dan memperjuangkan haknya. Begitulah kira-kira kata yang ada di kepala saya saat menonton film...