Pengamat: Jokowi Terjebak Labirin Sendiri

50

12270_10437_4938_3750_oke-JKT1-Syukuran-Jokowi-ecjawapos.com Presiden Joko Widodo dinilai masih sering bersikap inkonsistei dalam menentukan sikap politiknya. Beberapa blunder politik dilakukan Jokowi di awal-awal pemerintahannya.

 

Misalnya, pemilihan sejumlah menteri yang mendapat sorotan hingga keputusannya mencalonkan Komjen Budi Gunawan sebagai calon Kapolri meski berstatuts tersangka kasus korupsi, menjadi bola panas bagi pemerintahannya.

 

Direktur riset Akbar Tandjung Institute M. Alfan Alfian berpendapat, Jokowi masih dikuasai oleh ‘bayangan’ besar yang berada di belakangnya. Mungkin partai politik pendukungnya atau tokoh di dalamnya. ”Pak Jokowi masih berada dalam bayangan besar. Status di Facebook Joko Widodo yang ‘Suro Diro Jayaningrat Lebur Dening Pangastuti…‘ seakan memperlihatkan kalau dia sedang dalam tekana,” kata Alfan dalam diskusi Forum Alumni Aktivis Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia (PPMI) di Jakarta, Minggu (1/2).

 

Alfan menilai, tekanan yang didapat Jokowi menjadikannya terjebak dalam permainannya sendiri. Jika tidak Jokowi tidak mengambil keputusan tegas, penyelesaiannya akan berbelit-belit. Apalagi dalam polemik KPK – Polri. “Beliau terjebak dalam labirin yang ia ciptakan sendiri,” ucap Alfan. Meskipun begitu, masa kerja yang masih terbilang singkat belum bisa dijadikan barometer penilaian secara utuh terhadap pemerintahan Jokowi-JK. (Dedi Yondra/fal)

BERIKAN KOMENTAR

POPULER SEPEKAN

Membaca film Tilik dengan kacamata masyarakat urban atau perspektif gender belaka sangat tidak fair. Sebagai anak desa asal Pekalongan, film...

Sang Penari adalah film yang disutradarai oleh Ifa Isfansyah, dirilis pada 10 November 2011. Film berdurasi 111 menit ini terinspirasi...

Tahun lalu 2015 adalah tahun pertama saya mulai rutin olah raga berlari. Sebeneranya memilih olah raga lari ini bukan keinginan sendiri,...

"Setiap orang menjadi guru, setiap rumah menjadi sekolah” Ki Hajar Dewantara

Perempuan selalu punya cara untuk melawan dan memperjuangkan haknya. Begitulah kira-kira kata yang ada di kepala saya saat menonton film...