Gagap gempita 2015 telah berakhir. Kegaduhan politik mulai mencair, dan koalisi yang katanya akan membuat geger negara mulai clear. Semoga itu menjadi komitmen bersama.

Negara dengan penduduk 253 juta seperti Indonesia memang butuh kesabaran untuk maju. Setiap langkah menuju kemajuan pasti membutuhkan perjuangan.

Kebangkitan menuju Indonesia yang mandiri dan berdikari mestinya bukan lagi isapan jempol. Semua sudah di depan mata, tinggal kemauan bangsa ini untuk kembali bersatu.

Menyatukan bangsa Indonesia semestinya sudah bukan hal yang aneh dan sulit. Tidak sebagaimana menyatukan air dengan minyak atau bahkan mempertemukan dua kutub magnet.

Tahun 2016 memang mulia. Sebab angka 16 jelas-jelas mempunyai nilai keajaiban tersendiri bagi bangsa Indonesia di dalam menyiapkan kemerdekaan tanggal 17 Agustus 1945 saat itu. Jadi angka 16 akan menjadi tuah yang menarik.

Hal yang patut untuk diperkuat di 2016 adalah resolusi keutuhan NKRI. Indonesia sudah merdeka dan berdaulat. Hari ini saatnya bangsa Indonesia tinggal menyatakan kembali sumpah bangsa tanpa lagi menghianatinya.

Ada titik indikasi yang nyata terjadi di tahun 2015 menyoal perpecahan bangsa ini akibat gaduh politik, interpretasi agama, terorisme dan kepentingan ekonomi dunia.

Untuk itu, yang paling penting adalah menata kembali dengan melakukan identifikasi kepentingan kesatuan NKRI. Segala macam gerakan yang anti NKRI sudah saatnya dibumihanguskan.

BERIKAN KOMENTAR

POPULER SEPEKAN

Membincang Raden Ajeng Kartini (selanjutnya disebut Kartini) selalu menarik dan tidak akan habis dibahas dari sisi apapun. Itulah seorang Kartini...

Sembilan perempuan memukul lesung, bertalu-talu menggemakan sebuah pertanda. Pak Presiden, tidakkah kau dengar tanda bencana bertalu di depan istanamu? Sembilan...

Setiap tanggal 1 Juni, ingatan kita terlintas visual seekor burung garuda bernama Garuda Pancasila, mengenakan perisai di dada yang berisi...

Mbah Sholeh Darat membuat Kitab Tafsir Faidlur Rahman untuk R.A Kartini. Memenuhi hasrat Kartini untuk lebih memahami Islam. --- Kisah tentang bagaimana...

Perempuan selalu punya cara untuk melawan dan memperjuangkan haknya. Begitulah kira-kira kata yang ada di kepala saya saat menonton film...