Tag Kiriman ditandai dengan "Covid-19"

Tag: Covid-19

Kita yang begitu latah istilah asing. Terbaru soal 'new normal', padahal, padanannya dalam kamus besar bahasa Indonesia (KBBI) sudah ada. New...

Keberatan saya terhadap pembukaan mal bukan karena iri sebab masjid dan pesantren masih dibatasi atau dihentikan. Namun lebih karena mal...

Banyak yang menjadi korban pandemi virus Covid-19. Hingga 24 Mei 2020, kasus terdeteksi positif mencapai jumlah 22.271, kasus meninggal 1.372...

"People who love to eat are always the best people." – Julia Child

Pandemi Covid-19 mengubah banyak hal, kecuali persaudaraan dan solidaritas di Forum Alumni Aktivis Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia (FAA PPMI). Silaturahmi...

Bagi sebagian orang yang beruntung tentu akan memilih berdiam diri di rumah sembari menunggu pandemi corona (Covd-19) berhenti. Namun, bagi...

"Capek itu tanda bahwa kamu butuh istirahat, bukan tanda kamu perlu menyerah" Jiemi Ardian Hampir tiga bulan virus corona atau covid...

Wabah Corona membuat kita terpaksa lebih banyak di rumah, bekerja dari rumah untuk mencegah penyebaran virus. Namun, pembatasan aktivitas dan...

Pandemi Coronavirus Disease 2019 atau Covid-19 mengguncang berbagai sendi perekononomian. Mulai dari produksi, distribusi, hingga pemasaran. Mulai dari hulu hingga...

Kita ini seperti berada di biduk berbeda namun menghadapi badai yang sama. Efek dari Pandemi Covid-19 telah menyebabkan terpuruknya berbagai sektor,...

#JAMINAN KESEHATAN NASIONAL

Para dokter meradang. Pasalnya, tariff yang mereka terima dalam melayani pasien Badan Penyelenggara Jaminan Sosial...

Syaifuddin Islami dan Dewi Anggraini tengah diliputi kerisauan. Siang itu, Jumat 26 Juni 2015, sepucuk...

#RUU PENYANDANG DISABILITAS

UU tersebut tidak mengakui, mengatur dan melindungi hak penyandang disabilitas.
“Kami meminta RUU Penyandang Disabilitas ini dibahas dan disahkan, karena kaum disabilitas telah lama menantikan UU yang secara komprehensif mengakui, menghormati, melindungi, dan memenuhi seluruh hak dan kebutuhan fundamentalnya,”